SOSIALISASI DARI POLRES METRO BEKASI KOTA

MENAKAR AKAR KENAKALAN REMAJA

SINERGI EDUKASI DAN PENDEKATAN HUMANIS POLRES METRO BEKASI KOTA

 

Bekasi-Kamis, 21 Mei 2026. Remaja merupakan fase transisi krusial dalam siklus hidup manusia, di mana pencarian identitas diri sering kali berbenturan dengan stabilitas emosional yang belum matang. Secara akademis, fenomena yang kerap disebut sebagai "kenakalan remaja" atau juvenile delinquency bukan sekadar masalah pelanggaran hukum individu, melainkan sebuah gejala sosial yang kompleks. Fenomena ini lahir dari interaksi berbagai faktor, mulai dari kontrol sosial yang melemah, disfungsi keluarga, hingga pengaruh negatif dari tekanan teman sebaya (peer pressure).

 

Merespons tantangan tersebut, Sat Binmas Polres Metro Bekasi Kota mengambil langkah preventif yang strategis melalui program pembinaan intensif. Kepala Satuan Binmas (Kasat Binmas) Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Hadi Setiawan, S.H., M.M., menegaskan bahwa penanganan kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, hingga penyalahgunaan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan tindakan hukum yang bersifat represif (penindakan).

 

"Pendekatan terbaik adalah melalui jalur preventif dan preemtif. Kita harus menyentuh akar masalahnya dengan memberikan pemahaman hukum yang jelas serta membangun kesadaran dari dalam diri remaja itu sendiri. Remaja adalah aset bangsa, bukan musuh masyarakat," ujar AKBP Hadi Setiawan.

 

Sinergi Kontrol Sosial dan Peran Lingkungan

Secara sosiologis, remaja membutuhkan saluran yang positif untuk mengaktualisasikan diri. Ketika ruang positif tersebut absen, mereka cenderung mencari validasi di jalanan. Menambahkan perspektif tersebut, Wakil Kepala Satuan Binmas (Wakasat Binmas) Polres Metro Bekasi Kota, AKP Puji Astuti, S.H., menyoroti pentingnya peran lingkungan terdekat dalam membentuk karakter anak.

Menurut AKP Puji Astuti, benteng utama pencegahan kenakalan remaja berada pada tiga pilar utama:

  • Lingkungan Keluarga: Sebagai institusi pertama yang menanamkan nilai moral dan agama.
  • Lingkungan Sekolah: Sebagai wadah pembentukan intelektual dan disiplin.
  • Lingkungan Masyarakat: Sebagai pengawas sosial yang aktif dan peduli.

 

"Kami dari kepolisian terus bergerak masuk ke sekolah-sekolah dan komunitas warga untuk mengedukasi. Namun, pengawasan paling efektif tetap berada di rumah. Komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak adalah kunci agar remaja tidak mencari pelarian di luar rumah yang berujung pada tindakan melanggar hukum," jelas AKP Puji Astuti.

 

Kesimpulan dan Harapan

Melalui integrasi antara pemahaman hukum yang tegas dari kepolisian serta pendekatan psikologis-edukatif yang humanis, Polres Metro Bekasi Kota berharap dapat menekan angka kriminalitas di kalangan remaja. Mengatasi kenakalan remaja bukanlah tugas satu instansi saja, melainkan sebuah tanggung jawab kolektif. Dengan memberikan ruang kreativitas yang sehat dan pengawasan yang penuh kasih sayang, generasi muda di Kota Bekasi diharapkan mampu melewati masa transisinya dengan prestasi, bukan dengan pelanggaran hukum.


Administrator | 2026-05-21| Dibaca : 218
KONTAK

Call Center : 021 -

Email : kotabekasismpn40@gmail.com

Alamat : Jl. Rawa Mulya, RT.002/RW.003, Kel.Mustikajaya, Kec. Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat 17158


MAP Sekolah


Managed by CLIMBERNET